Home Buleleng Round Up Pemprov Bali Gubernur Koster Tinjau Pembangunan Pelabuhan Sampalan-Nusa Penida

Gubernur Koster Tinjau Pembangunan Pelabuhan Sampalan-Nusa Penida

78
0
SHARE

Nusa Penida,┬áPembangunan Pelabuhan Sampalan-Nusa Penida di kabupaten Klungkung telah mencapai 51 persen, dan direncanakan selesai paling lambat Agustus tahun 2021 ini. Informasi tersebut didapatkan langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati ‘Cok Ace’, dan Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra disaat meninjau pembangunan Pelabuhan Sampalan, Nusa Penida disela-sela kegiatan persembahyangan piodalan di Pura Dalem Penataran Ped dan di Pura Ratu Gede, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung bertepatan pada Rahina Buda Wage, Cemeng Kulawu, Tilem Kapitu, Rabu (13/11).

Gubernur Bali yang juga merupakan mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini lebih lanjut mengungkapkan, mengenai anggaran Pembangunan Pelabuhan Sampalan di Nusa Penida yang ia sendiri perjuangkan ke Pemerintah Pusat dengan menghadirkan APBN dari Kementerian Perhubungan RI tersebut ke Pulau Bali, tercatat nilainya mengalami peningkatan. “Sebelumnya dianggarkan Rp 82 miliar, kemudian anggaran Pembangunan Pelabuhan Sampalan – Nusa Penida ini mengalami perubahan menjadi Rp 85 miliar,”ungkapnya.

Disisi lain, dengan melihat antusiasnya bantuan pemerintah pusat yang diberikan kepada provinsi Bali untuk mewujudkan Program Prioritas Pembangunan Infrastruktur Darat, Laut, dan Udara secara terkoneksi dan terintegrasi dalam Visi Pembangunan Daerah Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru, khususnya di bidang Pembangunan Pelabuhan Sampalan-Nusa Penida, selain Pelabuhan Sanur di kota Denpasar, dan Pelabuhan Penyebrangan Bias Munjul-Nusa Ceningan di kabupaten Klungkung, membuat Gubernur Koster tidak henti-hentinya memberikan pesan kepada pihak pelaksana agar pembangunan ini benar-benar dilaksanakan sesuai kontrak, dikerjakan dengan baik, cermat, dan berkualitas. Dalam pengerjaannya juga agar melibatkan tenaga kerja dari Krama Nusa Penida, dan sumberdaya lokal, agar memberi manfaat secara optimal bagi masyarakat lokal dalam masa pandemi Covid-19 ini.(tim/dpa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.