Home Buleleng Round Up Gandeng KPU Undiksha Minimalisir Pemilih Golput

Gandeng KPU Undiksha Minimalisir Pemilih Golput

43
0
SHARE

Banjar Tegal, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) melalui Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buleleng untuk memberikan pemahaman terhadap mahasiswa khususnya rantauan terkait hak-hak pemilih pemula.

Ratusan mahasiswa yang berasal dari delapan fakultas di Undiksha mengikuti seminar kebangsaan yang di selenggarakan oleh PMK bersama KPU Buleleng dan Institut Leimena  Jakarta belum lama ini. Seminar kebangsaan tersebut membahas tentang pentingnya partisipasi pemilih pemula dalam Pemilu yang akan digelar 17 April mendatang.

Salah seorang staff Institut Leimena yang berkesempatan menjadi pembicara Ir. Daniel Adipranata, M. Div mengatakan pemilih pemula memiliki peran yang sangat signifikan terhadap Pemilu. Banyaknya influencer muda di sosial media di harapkan mampu untuk mengajak seluruh generasi muda untuk melakukan hal positif termasuk juga untuk menggunakan hak pilihnya dengan bijak. “Partisipasi generasi muda banyak, walaupun ada beberapa yang negative karena menyebar hoax tetapi secara umum saya melihat influencer di media sosial harusnya menjadi influencer yang positif”,terangnya.

Sementara itu dalam data DP4 dari pemilihan gubernur hingga pemilu 2019 jumlah pemilih pemula sekitar 2 persen dari total pemilih dalam daftar pemilih tetap di Buleleng. Komisioner KPU Gede Bandem Samudera berharap generasi muda yang telah memenuhi persyaratan untuk menjadi pemilih pemula memiliki kesadaran untuk sama-sama menyukseskan pemilu 2019.

Menjelang pemilu 17 April mendatang KPU berusaha menjangkau berbagai segmen untuk melakukan sosialisasi demi meningkatan partisipasi pemilih.  Bersama dengan 55 orang relawan demokrasi menyasar basis pemilih seperti pemilih pemula, pemilih wanita hingga pemilih disabilitas dengan harapan semua orang dapat berpartisipasi dalam pemilu 2019. “Kami punya 55 relawan yang kami bagi menjadi 11 basis selain pemilih pemula kami juga punya pemilih perempuan, pemilih disabilitas, pemilih muda termasuk juga pemilih dalam keluarga. Kami berusaha untuk menjangkau seluruh kecamatan di Buleleng. Selain itu kami juga menyasar pemilih pemula melalui program KPU Goes to School, Goes to Campus dan pendidikan pemilih pemula yanglainnya”,ungkapnya.

Sementara itu Ketua Panitia Seminar Kebangsaan Markus D. Simbolan mengaku seminar kebangsaan digelar menyasar kepada mahasiswa yang memiliki hak pilih namun beresiko golput karena merupakan mahasiswa rantauan.(ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.