Home Buleleng Round Up FKUB Kecam Aksi Terorisme di Indonesia

FKUB Kecam Aksi Terorisme di Indonesia

14
0
SHARE

Kaliuntu, Forum Kerukunan Umat Beragama, FKUB Kabupaten Buleleng menyatakan seruan bersama terkait terjadinya bom di sejumlah wilayah di Indonesia.

Forum Kerukunan Umat Beragama, FKUB Buleleng yang di ketuai Dewa Nyoman Suardana, S.Ag didampingi Wakil Ketua FKUB Dewa Putu Budarsa dan Sekertaris M Hidayat, serta perwakilan dari umat Hindu, Islam, Kristen Protestan, Kristen Katolik, Budha, dan Kong hu cu telah mengadakan seruan bersama rabu (16/05) siang di Gedung FKUB Kementrian Agama Singaraja terkait terjadinya bom di Surabaya. Tidakan tersebut dianggap sangat tidak berkeprimanusiaan mengingat banyaknya orang yang tak bersalah menjadi korban.

Ketua FKUB Buleleng Dewa Nyoman Suardana, mengatakan, sebagai bagian dari masyarakat Indonesia perlu membuat pernyataan sikap yang akan disebarluaskan kepada seluruh masyarakat di buleleng agar bisa menyikapi dan melaksanakan kerukunan beragama sesuai dengan agama dibawah naungan NKRI. “Sebagai masyarakat indonesia perlu rasanya membuat pernyataan sikap yang nantinya akan ditanda tangani oleh semua majelis agama di kabupaten Buleleng. Pernyataan sikap tersebut akan kami sebar luaskan ke masyarakat dengan bantuan media”,ungkapnya.

Salah satu poin dalam seruan bersama tersebut mengatakan, bahwa seseorang yang tidak mengakui NKRI, lebih baik tidak tinggal di dalamnya.

Dalam menjaga kerukunan antar umat beragama di Buleleng, Ketua FKUB Buleleng, Dewa Nyoman Suardana mengaku selalu berkumpul setiap hari besar keagamaan untuk menyatukan pandangan antara masing-masing umat beragama. Ia menekankan tidak ada agama yang mengajarkan umatnya tentang kejahatan.

Tujuh Poin Seruan Bersama FKUB Kabupaten Buleleng terhadap aksi terorisme yaitu:

  1. Menyatakan keprihatinan, kesedihan yang mendalam, dan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada setiap korban dari tindak kejahatan teroris yang telah terjadi.
  2. Mengecam setiap tindak kejahatan terorisme.
  3. Tindakan-tindakan kejahatan teroris adalah perilaku pengecut, biadab, keji dan oleh karenanya sangat bertentangan dengan ajaran-ajaran luhur semua agama.
  4. Oleh karena itu, setiap tindakan kejahatan teroris tidak ada hubungannya dengan agama manapun.
  5. Meminta kepada segenap komponen bangsa, kepada segenap masyarakat buleleng selalu rujun dalam semangat persaudaraan dan senantiasa bersatu padu untuk mencegah, mengakhiri, dan atau memerangi terorisme.
  6. Mendukung aparat keamanan dalam menjaga kedamaian dan kenyamananserta mendukung aparat penegak hukum dalam melaksanakan tindakan-tindakan hukum secara proporsional terhadap gerakan-gerakan terorisme.

Mendukung setiap kebijakan Negara, Presiden Republik Indonesia beserta segenap jajaran pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk memprioritaskan kerukunan melalui penguatan wawasan kebangsaan yang berdasarkan pancasila, bhineka tunggal ika, dan undang-undang dasar 1945 dan menjadikan setiap insan Indonesia untuk menjadi umat beragama yang baik dalam NKRI.(ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.