Home Buleleng Round Up Eksistensi Kerajinan Bambu Sidatapa

Eksistensi Kerajinan Bambu Sidatapa

79
0
SHARE

Sidatapa,  Desa Sidatapa di kecamatan Banjar yang masuk kedalam kawasan desa Bali Aga SCTPB, sejak dulu sudah dikenal menjadi sentra kerajinan anyaman bambu. Hampir delapan puluh persen masyarakat desa Sidatapa menekuni kerajinan bambu sebagai salah satu penghasilan.

Ditangan para warga Sidatapa, batang bambu yang dikenal kuat dan memiliki bagian kulit halus diolah kemudian dianyam menjadi berbagai produk kerajinan yang memiliki nilai jual lebih.

Berbagai produk kerajinan tradisional seperti sangkar ayam, keranjang dan lainnya, dari turun temurun telah menjadi produk lokal unggulan dari para perajin desa Sidatapa seperti yang diungkapkan salah seorang perajin, Putu Sinar Jaya. “Kerajinan yang ada di Sidatapa ini adalah turun-temurun dari leluhur kita, sekitar 80 persen penduduk Sidatapa menjadi pengerajin anyaman bambu,”ungkapnya.

 

Seiring perkembangan jaman dan permintaan pasar, produk kerajinan mulai dikembangkan baik dari segi motif dan juga bentuk tetapi tanpa meninggalkan ciri khas dari anyaman desa Sidatapa yang dipadukan dengan model kekinian. “Terkait dengan perkembangan produk anyaman di Sidatapa ada dua motif yaitu produk lokal dan ekspor,”ujarnya.

Selain dipasarkan di lingkup lokal Buleleng dan Bali, produk kerajinan dari desa Sidatapa ini juga telah merambah pasar ekspor ke berbagai negara  seperti Jepang, Australia, Amerika dan juga negara di Eropa dan pasca pandemi pemasaran produk dilakukan secara online. “Terkait dengan pemasaran sebelum pandemi kita memasarkan produk di kawasan wisata yang ada di Kuta dan Gianyar, dan adanya pandemi kita tidak bisa memasarkan seperti sebelumnya, dan kita memasarkan lewat online,”terangnya.

Kedepan pengembangan potensi desa Sidatapa ini tentunya harus menjadi perhatian kita bersama sehingga dari segi pemasaran produk bisa lebih ditingkatkan seperti yang diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata kabupaten Buleleng Made Sudama Diana, S.Sos., MM. “Yang perlu kita kembangkan adalah kawasan  SCTPB terutama di Sidatapa, dan untuk anyaman bambu pemasarannya akan kita gencarkan dikit, terkait dengan potensi Buleleng kami mengajak masyarakat di luar Buleleng mari kita berkunjung ke Buleleng,”tutupnya.

Tim Pemberitaan Guntur Media.(eta/dpa)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.