Home Buleleng Round Up Dua Pelaku Ditembak Polisi Dalam Simulasi Perampokan Di BRI Singaraja

Dua Pelaku Ditembak Polisi Dalam Simulasi Perampokan Di BRI Singaraja

1102
0
SHARE
Berita Buleleng Terbaru

Polisi berhasil melumpuhkan dua perampok bersenjata laras panjang dan pistol saat beraksi di BRI Cabang Singaraja yang berhasil membawa kabur uang tunai sebesar 300 juta rupiah dalam sebuah simulasi di BRI Cabang Buleleng.

Singaraja, Tiga orang mengenakan helm dan penutup wajah melakukan aksi perampokan di BRI Cabang Singaraja, bahkan aksi para perampok dalam simulasi itu membuat petugas teller dan customer service serta seorang nasabah ketakutan akibat todongan senjata api yang dibawa perampok.

Polisi yang mendapatkan laporan dalam aksi perampokan di BRI Singaraja langsung bergerak dengan cepat, Polres Buleleng yang dipimpin Kabag Ops Kompol Made Joni Antara Putra langsung menerjunkan personil Sat Sabhara Polres Buleleng dengan mengendarai kendaraan taktis jenis APC (Armoured Personel Carrier) Tambora dan langsung mengepung lokasi perampokan.

Dalam simulasi itu terjadi baku tembak setelah para perampok menyandera seorang satpam bersama petugas customer service, bahkan peringatan polisi diabaikan pelaku hingga kemudian dua dari tiga pelaku perampokan itu berhasil ditembak mati, sementara satu orang melarikan diri dengan membawa uang sebesar 300 juta yang langsung dikepung polisi.

Usai pelaksanaan simulasi, Kadek Dili, petugas Customer Service yang menjadi sandera dalam simulasi itu mengaku kaget dan histeris saat pelaku perampokan menodongkan senjata sebab sebelumnya tidak ada pemberitahuan akan dilakukan simulasi tersebut. “Tadi soalnya lagi layanan, jadi terkejut lihat tiba – tiba ada perampok datang,” ujar Kadek Dili.

Pimpinan Cabang BRI Singaraja Baskoro Agusta mengatakan, simulasi dilakukan dengan melibatkan pihak kepolisian untuk mengetahui kesiapsiagaan karyawan di BRI Singaraja termasuk juga dari kepolisian didalam penanganan kasus perampokan bersenjata. “Inilah fungsinya simulasi. Harusnya kondisi yang selama ini kita latih adalah untuk menyalakan alarm jika terjadi kejadian seperti ini. Cuma ternyata dari simulasi ini kita bisa mengetahui bahwa reflek ketika kejadian yang hampir nyata itu terjadi ternyata mungkin petugas kami saking paniknya, lupa untuk menyalakan alarm,” ungkap Baskoro Agusta.

Kepala Bagian Operasional Polres Buleleng, Kompol Made Joni Antara Putra mengatakan, kegiatan yang dilakukan dalam bentuk simulasi untuk lebih mengenalkan prosedur yang dilakukan bila menghadapi perampokan, baik di BRI maupun di Kepolisian dan dengan kegiatan simulasi itu diharapkan pihak-pihak terkait untuk mampu secara dini melakukan antisipasi.

Dalam kegiatan yang berlangsung singkat dan melibatkan sekitar 50 personil di Polres Buleleng  itu juga membuat kaget warga disekitar lokasi BRI Cabang Singaraja, bahkan arus kendaraan dari dua arah di Jalan Ngurah Rai Singaraja juga dihentikan selama berlangsungnya kegiatan simulasi. (tha/ea)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.