Home Buleleng Round Up Dua Film Pendek MRSF, Jadi Unggulan Polres Buleleng

Dua Film Pendek MRSF, Jadi Unggulan Polres Buleleng

120
0
SHARE

Kampung Kajanan, Dua film pendek berjudul Yan Takur dan Kipe, dalam rangkaian Millennial Road Safety Festival (MRSF) yang digagas Polda Bali menjadi unggulan Polres Buleleng dalam lomba pembuatan video di Polda Bali.

Memberikan pesan-pesan berlalu lintas terlihat dalam tayangan kreasi film pendek serangkaian program Millennial Road Safety Festival yang digagas Polda Bali. Dari puluhan video yang telah diunggah pada akun Bid Humas Polda Bali, video berjudul Yan Takur dan Kipe menjadi unggulan bagi Polres Buleleng.

Dalam film pendek berdurasi 3 menit itu, lebih banyak menanamkan pesan-pesan dan etika moral saat berlalu lintas. Seperti halnya Yan Takur, film pendek dengan sutradara Kompol Ronny Riantoko, S.I.K menceritkan sosok seorang petugas polri yang bertugas dibagian lalulintas. Saat sedang bertugas Yan Takur menerima laporan dari rekan kerjanya bertugas di pos yang berbeda, bahwa ada pengendara sepeda motor yang menerobos lampu trafic light pada saat lampu menyala warna merah dan cendrung ugal-ugalan.

Dalam naskah yang disusun AKP Putu Diah Kurniawandari, SH., S.I.K itu melibatkan tokoh utama anggota polisi melakukan penindakan secara tegas terhadap pengguna sepeda motor yang tidak mengindahkan aturan dengan melakukan penindakan berupa tilang, karena semua sama di mata hukum.

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya, selasa siang mengatakan, dalam lomba video pendek serangkaian Millennial Road Safety Festival (MRSF) telah mengirimkan 6 karya film dengan masing-masing durasi 3 menit.

Kasubag Humas Sumarjaya mengatakan, meski mengungulkan dua karya film pendek dengan cerita yang singkat, namun hasil karya film pendek lainnya juga masih bersaing di Polda Bali untuk meraih hadiah utama 26 juta rupiah.”Mudah-mudahan keenamnya ini dapat juara satu. Beberapa melibatkan personil Polri dan himbauan juga dari Polri dan beberapa juga kreatif-kreatif”,ujarnya.

Selain film pendek Yan Takur, garapan Gede Pasek Sriada dengan film pendek berjudul Kipe (Istilah dalam bahasa Bali yang berarti Buntung) juga menjadi perhatian para netizen, dimana dari naskah yang dibuat Jro Dalang Sembroli itu menceritakan kecelakaan sepeda motor terjadi pada pengendara usia muda atau generasi millennial yang belum memiliki kematangan biologis dan psikologis hingga mengakibatkan cacat.

Film pendek yang digarap di Singaraja itu melibatkan empat pemain, Gusti Made Aryana, Jero Putu Darmini, Gusti Adi Sugianta dan Bripka Adi Santoso menceritakan peran orang tua yang memiliki masa depan untuk sang anak, akibat keteledoran menyebabkan sang anak menjadi Kipe alias buntung bahkan sang ayahpun menjadi gila.(tha/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.