Home Buleleng Round Up Dinas Sosial Jalin Kemitraan Tangani ODGJ Di Buleleng

Dinas Sosial Jalin Kemitraan Tangani ODGJ Di Buleleng

114
0
SHARE

Paket Agung, Dinas Sosial Kabupaten Buleleng menjalin kemitraan dalam upaya penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa atau ODGJ, sebab di Bali Utara masih banyak ditemukan pola-pola penanganan yang belum tepat.

Selain penanganan yang belum tepat, kurangnya informasi terhadap keluarga pasien yang mengalami ODGJ juga menjadi penyebab masih adanya beberapa ODGJ yang mengalami pemasungan lantaran diyakini tidak mampu disembuhkan, sehingga menyikapi kondisi itu, Dinas Sosial Kabupaten Buleleng menjalin kemitraan dengan pihak-pihak terkait untuk penanganan secara berkelanjutan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng Gede Komang, selasa siang mengatakan, upaya penanganan akan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, utamanya dalam upaya penyembuhan ODGJ termasuk mendorong pembiayaan agar tidak menjadi beban bagi keluarga serta melakukan kemitraan dalam penanganan lanjutan.

Kadis Sosial Gede Komang mengakui masih ada ditemukan sejumlah ODGJ yang mengalami pemasungan sehingga secara bertahap Dinas Sosial akan melakukan koordinasi dan penanganan secara berlanjut. “Masih ada pemasungan. Sesungguhnya saya sudah menyarankan kepada keluarga namun mereka merasa terganggu kenyamanannya sehingga dilakukan pemasungan.  Padahal masih ada langkah lain untuk penanganan ODGJ seperti dibawa kerumah sakit bangli. Nanti setelah mereka sembuh ada lagi penanganan pasca sembuhnya. Ini yang masih membingungkan sebetulnya ada standar obatnya di puskesmas tapi nanti akan kita rembugkan bersama fakultas kedokteran dan yayasan dari australia”,ungkapnya.

Jalinan kemitraan yang dilakukan Dinas Sosial Kabupaten Buleleng diharapkan akan mampu memberikan penyembuhan terhadap penderita Orang Dengan Gangguan Jiwa atau ODGJ, utamanya yang masih terpaksa harus menjalani pemasungan, sebab bila dilakukan penanganan secara bertahap diyakini akan mampu mengembalikan kejiwaan ODGJ tersebut.

Sementara, dari sejumlah informasi menyebutkan, beberapa ODGJ terpaksa masih menjalani pemasungan lantaran cenderung melakukan perbuatan yang merugikan tetangga maupun tidak mampu dikendalikan oleh pihak keluarganya.(ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.