Home Buleleng Round Up Calon Tunggal Ancam Penundaan Pilkel Serentak

Calon Tunggal Ancam Penundaan Pilkel Serentak

67
0
SHARE

Banjar Tegal, Desa yang tidak memenuhi syarat minimal calon kepala desa pada Pilkel serentak terancam tidak bisa menggelar pilkel serentak 31 Oktober mendatang.

Tugas berat Badan Permusyawaratan Desa,BPD pada pemilihan perbekel serentak tahun ini adalah menghadirkan calon kepala desa lebih dari satu alias bukan calon tunggal. Berbeda dengan aturan sebelumnya yang memungkinkan calon tunggal bertarung melawan kotak kosong kini Undang-Undang mengamanatkan lain. Dalam Undang-Undang nomor 6 tentang Desa dan Perda nomor 3 Tahun 2015 tentang  pemilihan Perbekel mengatur bahwa syarat pemilihan perbekel diikuti sekurang-kurangnya oleh dua calon. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, PMD Buleleng Made Subur di Unit IV kantor Bupati Buleleng Rabu(22/05) menanggapi kekhawatiran adanya calon tunggal pada Pilkel serentak 31 OKtober mendatang. Menurutnya BPD dan panitia pilkel wajib mengadakan minimal dua calon agar pilkel bisa dilaksnakaan. Jika syarat jumlah itu tidak dipenuhi maka Pilkel akan ditunda dua tahun mendatang. Sedangkan jabatan perbekel akan diisi oleh Penjabat Kades.

Kepala Dinas PMD Made Subur menambahkan saat ini proses pilkel serentak tengah memasuki tahapan pendaftaran mulai tanggal 16 Mei dan berkahir pada 25 Mei mendatang. Jika calon pendaftar lebih dari lima orang, maka akan didakan proses tes tertulis yang diselenggarakan oleh Dinas PMD. Setelah dinyatakan lulus maka lima orang dari mereka berhqak mengikuti tahapan lanjutan. Kampanye sesuai jadwal akan dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 25 hingga 27 Oktober mendatang.”Itu minimal dua maksimal 5. Jika kalau ada lebih daripada lima akan ada seleksi tambahan. Dalam seleksi tambahan tersebut sudah kita atur baik tes tulis masalah umur, ijazah termasuk pengalaman organisasi kepemerintahan,”terangnya.(tut/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.