Home Buleleng Round Up BPS Buleleng Gelar Night Sensus Sasar Gepeng dan ABK

BPS Buleleng Gelar Night Sensus Sasar Gepeng dan ABK

59
0
SHARE

Celukan Bawang, Badan Pusat Statistik Kabupaten Buleleng menggelar Sensus malam (Night Sensus) serangkaian kegiatan Sensus Date dalam upaya penertiban dan pendataan masyarakat di Kabupaten Buleleng.

Dipimpin langsung oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buleleng bersama Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, kegiatan Sensus Date untuk Anak Buah Kapal (ABK) berbendera Indonesia serta penertiban Penduduk Tuna Wisma/Gepeng menyasar wilayah Pelabuahan Celukan Bawang, Pasar Seririt dan wilayah Kota Singaraja seputaran Pasar Banyuasri dan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat 18 September 2020.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buleleng Made Bimbo Abdi Suardika, SE, M.A.P menjelaskan, selain melakukan sensus door to door pihaknya juga jemput bola dengan melaksanakan kegiatan pendataan kelapangan kepada para ABK serta Tuna Wisma guna pemutahiran data penduduk serta mengantisipasi adanya data ganda.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra, S.Sos., MM mengungkapkan, pihaknya bersinergi bersama BPS Buleleng untuk melakukan pendataan serta penertiban terhadap warga Tuna Wisma/ Gepeng yang masih menjamur di wilayah Kabupaten Buleleng.”Sensus ini tujuannya adalah melengkapi sensus penduduk yang dilakukan rumah ke rumah oleh petugas sensus, penduduk yang tidak bisa didatangi sebernarnya tunawisma  kami lakukan sensus malam,”ujarnya.

Kegiatan sensus date rencananya akan digelar selama dua hari dari hari Jumat, 18 September 2020 pukul 21.00 Wita sampai dengan hari Sabtu, 19 September 2020 pada pukul 06.00 Wita.”Tadi kita sudah ikuti kegiatan dari celukan bawang hari ini lanjut lagi diseririt kita dapatkan lima orang, ternyata masih bisa dikatakan orang lama yang sering kita bina kita damping dan kita serahkan ke keluarganya. Hari ini cukup pembinaan saja,”ujarnya.(eta/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.