Home Buleleng Round Up Biaya Pendidikan Merakyat, Undiksha Tawarkan Beragam Beasiswa

Biaya Pendidikan Merakyat, Undiksha Tawarkan Beragam Beasiswa

74
0
SHARE

Banjar Tegal, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) merupakan Universitas Negeri dengan biaya kuliah yang cukup murah,  disamping itu program beasiswa yang ditawarkan cukup beragam.

Undiksha merupakan salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia yang diminati masyarakat.  Tak hanya di Bali, mahasiswa yang menimba ilmu di universitas ini bahkan datang dari luar Bali. Biaya pendidikan yang ditawarkan Undiksha juga cukup merakyat dengan harapan dapat dijangkau seluruh lapisan masyarakat. Bahkan Undiksha menawarkan sejumlah beasiswa. Mulai dari Bidikmisi yang kuota tahun ini mencapai 688 orang, dengan rincian 30 persen melalui jalur SNMPTN, 40 persen jalur SBMPTN, 15 persen jalur mandiri penelusuran minat dan bakat serta 15 persen jalur mandiri melalui Computer Based Testing (CBT).

Rektor Undiksha Prof. Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd menjelaskan selain beasiswa bidik misi juga ada beasiswa CSR dari institusi/perusahaan, beasiswa Rektor, PPA, BBM, beasiswa pemerintah kabupaten, dan lain-lain. Penerimanya pun tersebar di seluruh fakultas, termasuk kedokteran yang baru berdiri setahun. “Kami komitmen menjadikan Undiksha sebagai kampus yang merakyat dan dicintai rakyat. Biaya pendidikan kami tawarkan terjangkau. Ada juga beasiswa. Khusus untuk beasiswa Bidikmisi, kami usulkan sebanyak-banyaknya ke pusat,” tegasnya

Seleksi untuk mendapatkan beasiswa tidak dilakukan sembarangan, namun tetap mengacu pada persyaratan yang ada, yakni kurang mampu dan berprestasi. Ini pun dilakukan evaluasi secara berkelanjutan. Tak hanya itu, penerima juga dituntut menunjukkan kemampuan akademik maupun non akademik selama mengenyam pendidikan di Undiksha. Harus ada kelebihan dari mahasiswa lain.

Khusus untuk beasiswa Bidikmisi disambut positif oleh penerima. Salah satunya Julianus Bramega Yuwono menjadi penerima beasiswa Bidikmisi di Fakultas Kedokteran. Ia yang merupakan anak yatim mengaku sudah berkeinginan menjadi dokter sejak kecil. “Sangat senang karena bisa kuliah dengan Bidikmisi,” ucapnya.

Penerima bidikmisi fakultas kedokteran lainnya adalah Gede Eka Wijaya. Remaja asal desa tiyingtali, kecamatan abang, kabupaten karangasem ini memang berkeinginan menjadi dokter untuk mengabdi didesanya.

Untuk diketahui, sesuai Permenristekdikti Nomor 54 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Program Diploma Dalam Sistem Terbuka Pada Perguruan Tinggi, Undiksha akan meningkatkan grade D-3 ke D-4. Ada sembilan prodi yang masuk sebagai sasaran, yakni Kebidanan, D-3 Bahasa Inggris, Akuntansi, Analis Kimia, Budidaya Kelautan, Manajemen Informatika, Teknik Elektronika, Desain Komunikasi Visual, dan Perhotelan yang seluruhnya telah terakreditasi B. Nantinya, jika mahasiswa yang awalnya memilih untuk menempuh D-4, namun bisa menyelesaikan tiga tahun, ia tidak masuk drop out. Tetapi kelulusannya diberikan jenjang D-3. Demikian juga jika hanya bisa mengikuti dua tahun, diberikan D-2. Kecuali untuk Prodi Kebidanan, memiliki aturan baku, tetap harus D-3 atau D-4. Terobosan yang dilakukan tak hanya itu, Undiksha juga merencanakan pembentukan Fakultas Sains Terapan/Vokasi. Melalui kekhususan itu, lulusan nantinya diharapkan semakin berdaya saing.(ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.