Home Buleleng Round Up Berjuang Kembangkan Pariwisata, Monarch Gandeng Siswa SMA

Berjuang Kembangkan Pariwisata, Monarch Gandeng Siswa SMA

60
0
SHARE
Berita Buleleng Terbaru

Untuk menggali potensi generasi muda dibidang  pariwisata, Lembaga pelatihan Kerja, LPK Monarch Singaraja menggelar lomba berpidato berbahasa Inggris.

Tukad Mungga, Lomba pidato berbahasa inggris dengan tema  pariwisata itu diikuti oleh duapuluh orang lebih peserta dari SMA/SMK se Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini menurut Direktur Monarch Singaraja Made Ngurah Wedana digelar serangkaian Dies Natalis ke VIII Monach Bali guna menggali potensi generasi muda dalam bidang pariwisata. Diakuinya saat ini pariwisata Buleleng khususnya masih dalam tahap perjuangan sehingga dibutuhkan  pemikiran dan inovasi serta kreasi khsusunya dari anak muda untuk bersama membangun pariwsata Buleleng. Lomba dikemas dalam Bright`s co Speecch Competition. “Nah di tahun ini memang kita lagi struggle, perjuangan kita untuk mengembangkan daerah wisata kita,” ujar Made Ngurah Wedana.

Direktur Monarch Singaraja Made Ngurah Wedana menambahkan selain menggelar kegiatan lomba pidato berbahasa inggris, rangkaian dies natalis Monarch Singaraja yang berlangsung selama tiga hari juga mengelar kegiatan yang melibatkan siswa setempat diantaranya bartender flair, fruit carving, cooking competision, making bed. Sementara bertepatan dengan Sumpah Pemuda 28 Oktober besaok akan digelar Fun Work yang akan diikuti oleh ratusan siswa setempat.

Hal senada disampaikan ketua yayasan Widhi Sastra Nugraha I Made Sumitra. Menurutnya generasi muda khsusunya di buleeng harus bangkit dan turut andil dlaam mengemabngkan pariwisat di bali utara. Merekapun selanjtnya akan teus dilibatkan dalam berbagaio kegiatan kepariwisataan di Buleleng. “Menggali potensi – potensi yang dimiliki oleh mahasiswa mahasiswi Monarch sendiri dan juga menggali potensi anak – anak yang ada di luar sana yang pada nantinya kita bisa menjadi sebuah media,” ujar I Made Sumitra.

Salah seorang peserta dari SMA Negeri 2 Singaraja  Made Ramadita Wira Darmawan mengatakan lomba yang digelar Monarch Singaraja telah melecutnya untuk  belajar lebih banyak tentang kepariwisataan di Buleleng khususnya dan bali pada umumnya.

Ditempat yang sama salah seorang guru Pembina dari SMA Negeri 2 Banjar I Made Suwastika  mengatakan lomba ini cukup berbobot mengingat peserta dituntut untuk menggali potensi serta persaoalan dan solusi yang ditawarkan melalui bahasa inggris tutur, bukan hanya tulisan seperti lomba-lomba lainnya.

Tampil sebagai juara pertamaI Made Barata Deandra dari SMA Negeri 1 Singaraja disusul  Putu Gita Maharani dari SMK negeri 1 Seririt dan Ni Ketut Sri Catur wati dari SMA Negeri 3 Singaraja sebagai juara ketiga. Sedangkan Most Promising Performance  diraih Tiara alifa Putri dari SMA Lab Undiksha Singaraja. (wir/ea)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.