Home Buleleng Round Up Beraksi di Sepuluh TKP, Pelaku Jambret Ditembak Polisi

Beraksi di Sepuluh TKP, Pelaku Jambret Ditembak Polisi

20
0
SHARE

Kampung Kajanan, Melakukan aksi di sepuluh TKP, Satu pelaku jambret akhirnya ditembak polisi pada bagian kaki, sementara satu pelaku lainnya masih dinyatakan sebagai DPO setelah dalam pengerebegan sebelumnya melarikan diri.

Polisi berhasil menangkap satu dari dua pelaku jambret yang meresahkan masyarakat di Buleleng, bahkan dari hasil pemeriksaan terungkap pelaku bernama Ketut Muhamad Zaini alias Zalik (21) telah melakukan aksinya di sepuluh lokasi di Singaraja dan Denpasar, bahkan aksi jambret yang dilakukan bersama Hamad yang masih DPO itu dilakukan tidak jauh dari Mapolres Buleleng.

Kapolres Buleleng, AKBP Suratno rabu siang mengatakan, aksi yang dilakukan pelaku menyasar para perempuan di jalan raya dengan menyasar handphone yang dibawa maupun tas milik korbannya, bahkan satu lokasi dilakukan pelaku tidak jauh dari Mapolres Buleleng.

Kapolres Suratno mengatakan, selain melakukan aksi jambret, pelaku dalam aksinya juga melakukan pencurian dengan pemberatan atau curat menyasar rumah kosong, dua diantaranya membobol rumah kost di Desa Sambangan dan di Jalan Bisma Kelurahan Banjar Tegal. “Ketika ada rumah kosong juga dia melakukan pencurian. Sebagian ia lakukan dengan cara merusak rumah dan menjambret. Karena dia lari terpaksa kita amankan di Banyuwangi”,ujarnya.

Berdasarkan data dan informasi menyebutkan, pelaku melakukan aksi jambret di Jalan Parikesit, Jalan Bisma, Jalan Dewi Sartika, Jalan Rajawali dan dua lokasi di Denpasar, dimana dari hasil jabret itu menyasar Handphone dan laptop yang dijual dan uangnya digunakan untuk foya-foya.

Sementara, pelaku berhasil diamankan polisi di Banyuwangi yang berusaha kabur dari Buleleng setelah Sat Reskrim Polres Buleleng melakukan pengerebegan di tempat tinggalnya di Desa Pegayaman Kecamatan Sukasada, saat itu kedua pelaku Zalik dan Hamad lolos dari penyergapan hingga diketahui kabur ke wilayah Jawa Timur.(ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.