Home Buleleng Round Up Bawaslu Buleleng Sikapi Temuan Dokumen KPU Buleleng

Bawaslu Buleleng Sikapi Temuan Dokumen KPU Buleleng

57
0
SHARE

Baktiseraga, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Buleleng akhirnya menyikapi temuan sejumlah dokumen yang dibuang pada sebuah lahan kosong di Kawasan LC Desa Baktiseraga Kecamatan Buleleng.

Temuan sejumlah tumpukan dokumen yang berkaitan dengan pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018 termasuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng tahun 2017, diantaranya berupa surat suara yang dibuang pada lahan kosong di Kawasan LC Desa Baktiseraga Kecamatan Buleleng, Jumat siang disikapi Bawaslu Kabupaten Buleleng, bahkan Komisioner Bawaslu yang datang ke lokasi pembuangan dokumen KPU tersebut masih menemukan sejumlah dokumen penting termasuk surat suara yang tidak terpakai.

Beberapa lembar surat suara, diantaranya bergambar pasangan calon Dewa Sukrawan – Dharma Wijaya dan Agus Suradnyana – Sutjidra serta surat suara bergambar Wayan Koster – Cok Ace dan Dharmawijaya Mantra – Dewa Sukrawan bersama beberapa dokumen lainnya langsung diamankan dari tempat pembuangan di LC sebagai barang bukti atas temuan dokumen yang dibuang tidak melalui sebuah proses atau mekanisme.

Ketua Bawaslu Buleleng, Putu Sugi Ardana mengatakan, proses kearsipan harus dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang berkaitan dengan dokumen pelaksanaan pemilihan melalui pengelolaa sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku.

Ketua Bawaslu Sugi Ardana menegaskan, dengan temuan dokumen berkaitan dengan pelaksanaan Pilbup Buleleng dan Pilgub Bali yang dibuang di sebuah lahan kosong, KPU Buleleng telah menyalahi aturan sesuai dengan mekanisme kearsipan. “Kalau itu dilakukan dengan cara tidak mempertanggung jawabkan artinya tidak sesuai dengan amanat PKPU 35/2018 pasal 22. Ini kan baru kemarin, Bawaslu Buleleng juga telah mengambil contoh di tempat itu  ternyata memang itu sudah ada nama KPPS dalam surat suara itu. Tetapi tidak serta merta itu bisa dikategorikan sebagi sampah. Dan itu juga tidak sertamerta di buang begitu saja tapi dimusnahkan,”ungkapnya.

Sebelumnya, sampah-sampah yang merupakan berkas dokumen pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buleleng tahun 2017 serta berkas pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2018 milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng, ditemukan berserakan di tanah kosong di wilayah jalan Kumbakarna, Desa Baktiseraga.

Adapun beberapa berkas-berkas yang ditemukan berserakan di lahan kosong tersebut, diantaranya beberapa amplop surat suara dari KPU Buleleng, bekas bungkus tinta, bahkan ditemukan juga beberapa alat-alat administrasi yang mendukung kinerja KPU.(tha/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.