Home Buleleng Round Up Bahas Ranperda LP2B, Dewan Buleleng Dorong Kompensasi Petani

Bahas Ranperda LP2B, Dewan Buleleng Dorong Kompensasi Petani

57
0
SHARE

Paket Agung, Dewan Buleleng mendorong pemerintah untuk memberikan kompensasi bagi petani yang mampu mempertahankan lahannya menjadi lahan pertanian pangan berkelanjutan.

Setelah kurang lebih 1.5 tahun sejak dicabutnya perda jalur hijau oleh pemerintah kabupaten Buleleng, kini pemkab kembali mengusulkan pembentukan Rancangan Perda Perlindungan Lahan Pangan Pertanian Berkelanjutan, LP2B untuk dapat dibahas pada masa sidang dua tahun 2021. Sehingga pada Senin 22 Pebruari 2021 digelar Sidang Paripurna dengan agenda penyampaian nota pengantar Bupati terkait ranperda tersebut secara daring.

Ketua Dewan Gede Supriatna menjelaskan sebuah perda mestinya juga memiliki sanksi jika penerapan dilapangan tidak sesuai. Ditanya terkait kompensasi, Sekretraris DPC PDI Perjuangan Buleleng ini menjelaskan hal itu kewenangan dari pihak eksekutif. “Nanti diatur dalam Perbup. Mestinya Bupati jika sudah menetapkan sebagai kawasan lahan pertanian pangan berkelanjutan ada semacam reward untuk petani. Seperti pemberian keringanan PBB. Kita akan dorong di ranperda agar ada yang seperti itu,”jelasnya.

Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna ditemui usai rapat mengatakan pengusulan ranperda tersebut sudah melewati tahap pengumpulan data untuk melengkapi naskah akademik. Dengan dibahasnya ranperda tersebut mestinya dapat menanggulangi masalah alih fungsi lahan. “Di dalam konsen perda tersebut ada data pasti berapa luasan lahan pangan yang harus kita amankan di Buleleng, dari sekian hektar berapa persen yang benar-benar digunakan untuk lahan pangan yang berkelanjutan. Dengan ini ada kepastian kedaulatan pangan di Buleleng. Selain itu ini mestinya juga bisa bermanfaat dari sisi ruang terbuka hijau,”terangnya.(ags/dpa)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.