Home Buleleng Round Up Atlet Disabilitas Raih Emas Dalam Kejuaraan Dunia

Atlet Disabilitas Raih Emas Dalam Kejuaraan Dunia

53
0
SHARE

Kendran, Meski memiliki kekurangan seperti keterbelakangan mental dan bisu, siswi SLB N 2 Buleleng mampu membawa nama Buleleng hingga ke tingkat internasional dalam ajang Special Olympic World di Uni Emirat, Arab.

Atlet putri dari SLB N 2 Buleleng mampu mengharumkan nama Indonesia di Kejuaraan Dunia. Atlet Putri bernama Kadek Firma Kharisma Yanti (16) ini adalah seorang penyandang disabilitas. Firma mengalami keterbelakangan mental dan tidak bisa berbicara. Meski memiliki keterbatasan, tak menghambat Firma untuk melangkah maju meraih mimpi. Dalam ajang dunia, Special Olympic World 2019 yang digelar di Abu Dhabi, Uni Emirat-Arab pada tanggal 14 Maret hingga 21 Maret lalu, Firma berhasil meraih medali Emas dicabang olahraga atletik pada nomor Lari 100 Meter Putri dan meraih Perak pada nomor Lompat Tinggi Putri. Siswi kelas III SMP ini pun sempat mengikuti Pelatnas di Jakarta sebelum ia mengikuti kejuaraan.

Ditemui disekolahnya Firma, Putri Kedua pasangan Ketut Ariasa dan Luh Ratna Dewi ini mengakui prestasi yang diraihnya berkat ketekunannya berlatih dan kemauan yang tinggi untuk melakukan suatu hal. Dengan menggunakan bahasa isyarat Firma juga mengaku hanya menduduki posisi kelima dalam nomor Lari Estafet. Kemenangan menurutnya adalah bonus. Dan hal utama baginya adalah kesungguhan.

Sementara itu, Guru Olahraga yang membimbing Firma, Kadek Yudi Putra Atmaja mengatakan, pendekatan secara intensif perlu dilakukan untuk mengenali bakat dalam diri siswa disabilitas. Setelah terlihat potensi yang dimiliki maka diarahkan untuk melakukan pendalaman terhadap hal yang disenangi oleh siswa tersebut. “Kita lihat dulu fisiknya, kalau bagus kita pandu. Pertama ajak bermain biar senang, kalau fisiknya bagus kita arahkan ke lomba kita akan latih secara terus menerus. Untuk persiapan ke nasional dan internasional difokuskan sendiri lalu mengajak beberapa teman lalu kita buat program yang sesuai dengan kemampuan dia kita tetapkan latihannya pagi sore,”ungkapnya.

Pihak sekolah kini akan terus melakukan pembinaan kepada Firma mengingat usianya yang baru enam belas tahun. Masih banyak prestasi yang bisa diraih baik dalam kancah nasional maupun internasional. Firma merupakan salah satu anak yang mengalami hambatan yang mampu berbicara hingga tingkat internasional.(dyn/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.